06 Oktober 2019 10:18:54
Ditulis oleh admin

MUSAWARAH KERJA PERANGKAT DESA [PPDI] SE KAB TUBAN DI SENDANG ASMORO .

Http//jenggolo- jenu.desa.id.  [Sabtu 06-10-2019]  Bertempat di taman wisata Sendang  asmoro desa Ngino kecamatan Semanding , Acara musawarah kerja PPDI kab Tuban di adakan.  Acara pertemuan yang semula di adakan tri wulan sekali ini , Karena sesuatu alasan kini di helat empat bulanan sekali, Sekitar seratusan  anggota PPDI perwakilan dari beberapa kecamatan  se  kabupaten  Tuban hadir, Dari jajaran pengurus PPDI kab tuban , Hadir ketua umum ppdi ACHMAD WAHYUDI SH,     Sekjen PPDI Moh.Zuhdi ahkam. Bendahara PPDI Rum zaenab,  Kasipem kec Semanding Tolikan,Kepala desa Ngino Wawan hariyadi, serta jajaran pengurus PPDI kecamatan seluruh wilayah kab Tuban. 

Tepat  pukul 10.00 wib  Acara  pun di mulai. Mak Rum zaenab yang kali ini  di dapuk  sebagai pembawa acara  mulai membacakan  susunan acara,  Di awali sambutan kepala desa oleh kepala desa Ngino Wawan hariyadi  Mengatakan ; Selamat datang bagi seluruh undangan musawarah kerja ppdi di Desa ngino ,  kami  sangat mendukung setiap perangkat desa kami untuk bergabung dalam wadah organisasi PPDI ini, Serta turut dalam setiap kegiatan PPDI . Kami juga  berpesan  yang terpenting adalah berjuang bagi kepentingan bersama , kepentingan  semua perangkat bukan untuk kepentingan pribadi, Serta komitmen untuk selalu mengabdi kepada rakyat,  harus selalu diniyatkan  untuk   melayani rakyat sepenuh hati, Dan  bukan hanya menuntut hak saja, namun juga selalu bertanggung jawab di setiap tugas tugas di desa. tegasnya.

Kemudian dilanjutkan Sambutan oleh Kasipem kecamatan semanding , Bapak tolikan , beliu mengatakan'; Tentang pentingnya berniat ibadah   di setiap pekerjaan yang kita lakukan, Karena kalau setiap yang kita kerjakan untuk melayani rakyat itu nantinya akan ber nilai ibadah ,dan tentunya akan mendapatkan pahala dari ALLAH S,W,T. Beliu meberikan contoh , orang jepang ,  walaupun non muslim namun di setiap apa yang di kerjakan selalu di niatkan ibadah, Apalagi kita jangan sampai kita lewatkan niat itu, Karena nantinya kita akan mendapatkan pahala kelak di akhirat nanti, orang jepang itu ,produktivitas nya luar biasa ,  ternyata di baliik semangat  orang jepang  itu , mereka selalu berniat ibadah di setiap pekerjaannyan, Semoga kita bisa meniru dari apa yang mereka lakukan, ujar kasipem kecamatan semanding mengakhiri sambutannya,

Kemudian sambutan Ketua PPDI Tuban , Achmad wahyudi , mengawali dengan ucapan ; Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota ppdi yang telah hadir di acara ini, Tak lupa juga kepada bapak Kepala desa Ngino ,yang telah memfasilitasi acara ini, termasuk tempat yang nyaman ini, Dan kasipem kecamatan Semanding bapak tolikan,     Bapak Anto wahyudi  Kabid pemdes Dispemas kab Tuban.  Yang hadir walaupun agak terlambat.  acara ini biasanya di adakan tiap Tri wulan sekali namun karena kok terlalu cepat akhirnya kita buat setiap empat bulan sekali , agar kangennya lebih mendalam , alasannya.   Kemudian mensikapi permasalahan yang terjadi di akhir akhir ini, Marilah kita pecahkan bersama , iya masalah musdes yang akhirnya menghasilkan pemberhentian perangkat desa,  Dikatan ketum Bahwa aturan musdes ini , sangat memberatjkan keberadaan perangkat , Karena hanya melalui musdes saja , tanpa ada bukti secara hukum , Maka perangkat desa akan dengan mudah di berhentikan [pecat] . Untuk itu kami PPDI akan meminta yudifial rifiu atau peninjauan kembali untuk pasal perda tentang pemberhentian perangkat desa itu,   Bagaimanapun  sebagai ketua Saya harus memberikan pembelaan pada anggota  kami.Mohon kepada Pak antok  Selaku Kabid pemdes Dispemas Tuban  memberikan pencerahannya, tegas ketum mengakhiri pembicaraannya,  di sambut tepuk tangan para anggota ppdi lainnya,

 Kemudian pak Anto wahyudi Kabid pemdes dispemas kab Tuban Dalam sambutannya mengatakan ; Bahwa terkait lahirnya perda tentang pemberhentian perangkat desa , melalui musdes itu berawal dari kekosongan hukum , Serta terjadi karena ada pernasalahan , waktu itu ada seorang camat yang di demo oleh warga desa , karena permasalahan  yang di lakukan perangkat di suatu desa,  Maka berawal dari suatu masalah itulah maka , bapak camat  mengusulkan  agar di terbitkannya perbup tentang pemberhetian perangkat desa ini dengan melalui musdes, adapun kok sekarang perbup ini  tidak relevan atau banyak nuansa politis nya ,  misalnya karena masalah tidak suka dengan si perangkat desa saja  , bisa  menjadikan masalah besar kemudian di buatlah musdes ,  untuk memecat  ,ini memang sangat rawan,  tanpa pembuktian secara hukum . hanya dengan musdes /votting , maka tamatlah riwayat karier perangkat.  Kami sendiri tidak bisa memutuskan sendiri permasalahan ini , harus di agendakan  pertemuan antara PPDI dengan BIRO  hukum pemkab ,  agar semoga  nantinya ada solusi untuk permasalahan ini, ujarnya ,

Kemudian tentang masalah siltap di tahun 2020 Akan ada kenaikan siltap, Dan untuk tunjangan non bengkok juga akan ada kenaikan, sambung nya,    Lebih jauh pak Anto  juga mengatakan ; pokoknya untuk nasib perangkat desa jangan khawatir  tegas pak anto ber kal kali mengatan . Pemkab Tuban tak mau  ketinggalan dengan kabupaten lainnya, Harus di atas umk kabupaten Tuban, Tegas pak anto  menirukan pesan pak bupati.  kami mengatakan Maasalah  kesejahteraan perangkat desa sebenarnya sudah selesai. karena di banding dengan honorer di pemkab penghasilan perangkat desa  sudah di atas mereka ,  Jangan lah menghitung nilai atau jumlah karena   tidak akan ada batasnya,  perlu di fikirkan  tentang  kehormatan karier itu  perlu juga di  pertimbangkan, tegas pak Anto  [NK]

 


image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 3 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus